Skip to main content

Lentera

Dalam gelap aku masih menatap. Kegelapan yang hanya ada hitam pekat tanpa ada warna lain. warna? Ya warna yang dulu sempat diberi oleh seorang pembawa lentera. Warna merah emas kegelapan. Warna yang menciptakan keremangan dalam gelap. Aku sangat menikmati warna itu. Ah pembawa lentera itu lagi.

Pembawa lentera. Ya pembawa lentera. Sosok gelap dengan cahaya lentera disekelilingnya. Yang entah sejak kapan duduk disebelahku yang memberi cahaya remang indah itu padaku. Memberikanku rasa nyaman yang belum pernah kurasakan sebelumnya.


Pembawa lentera yang memberikan pundaknya untukku bersadar, merenggangkan tangannya untuk memelukku erat. Hal yang belum pernah kulakukan karena aku terbiasa  sendiri tanpa pegangan dari apapun atau siapapun.


Comments